Showing posts with label Wisata. Show all posts
Showing posts with label Wisata. Show all posts

24 August 2017

Jalan Jalan Ke Demak Yuk, lihat masjid Agung Demak lebih dekat dengan Kamera 360

Demak adalah kota kecil yang memiliki cukup banyak peninggalan sejarah, khususnya dalam sejarah penyebaran agama Islam di pulau jawa. Salah satu peninggalan sejarah yang masih ada itu adalah masjid Agung Demak yang terletak di jantung Kota Demak itu sendiri.

Meski telah banyak dilakukan pemugaran, Masjid Agung Demak tetap menjaga ke aslian bentuk peninggalan peninggalan sejarah tersebut. Selainbitu juga menambahkan fasiltas umum untuk pengunjung. 

Waktu yang tepat untuk mengunjungi Masjid Agung Demak adalah sore hari dari jam 4 hingga jam 8 malam. Sore hari sebelum magrib selain cuaca yang cerah anda dapat melihat terbenamnya matahari di belakang masjid dan di malam harinya kamu dapat menikmati kuliner di dekat alun - alun Demak. 

Selain ke Masjid Agung Demak da bila anda ke Demak an harus mampir ke Makam WaliAllah Sunan Kalijaga lokasi makam sunan kalijaga sendiri kurang lebih 3 Km dari masjid Agung Demak


29 March 2017

Tips untuk pengguna comumuterline Tanah Abang - Serpong

Buat Anda pengguna Commuterline jalur Tanah Abang - Serpong atau sebaliknya Serpong - Tanah Abang, pasti pernah mengalami kendala-kendala yang sama dengan yang dialami oleh penulis. Kali ini penulis ingin berbagi keluh kesah yang biasa penulis alami, penulis juga tidak lupa berbagi tips untuk menyelesaikan keluh kesahnya. Berikut keluh kesah dan solusinya :
1. Berdesak-desakan di stasiun.
Sebagai pengguna commuterline sudah pasti ini adalah resiko utama. Apalagi kalau kita berangkat pada jam-jam kerja. Sebenarnya penulis tidak masalah klo hanya bersedesak-desakannya dengan sesama pengguna commuterline yang sama. Yang sering buat penulis sebel adalah berdesak desakan dengan penumpang yang lain yang berlawanan arah, apalagi berdesakan di tangga atau pintu masuk gerbong kereta. Selain berbahaya, berdesak-desakan bisa membuat kita lengah terhadap barang bawaan kita.
Untuk menghindari berdesak-desakan ini penulis biasanya keluar paling awal atau bila tidak bisa keluar paling awal lebih baik keluar paling akhir dan bersabar menunggu jalurnya sepi. Gak sampai sepuluh menit kok.
2. Tidak dapat tempat duduk di gerbong kereta
Awal-awal penulis pakai commuterline sering banget gak dapet tempat duduk di gerbong kereta, jarak yang di tempuh lumayan jauh juga kurang lebih 35 menit, kan lumayan pegel. Tapi makin kesini penulis mulai ngerti gimana caranya agar kita bisa duduk nyaman di kereta.
Pertama, jangan lupa lihat jadwal kereta ketika kereta yang ada sudah terlihat penuh. Sekarang ini jadwal kereta bisa di akses via handpohone, jadi jangan lupa lihat jadwal. Klo kereta yang ada sudah terlihat penuh jangan dipaksakan naik, biasanya kereta jurusan TA - Serpong baru berangkat bila kereta dengan arah yang sama sudah siap masuk stasiun Tanah Abang. Jadi lebih baik menunggu kereta selanjutnya.
Kedua, jangan berangkat di jam padat penumpang. Jam padat penumpang itu sekitar pagi jam 7 - 10 sore jam 5 - 7. Hindari jam jam tersebut. Pasti deh Anda bisa duduk manis di gerbong sampe ketiduran.
Ketiga, ini khusus untuk pengguna arah ke Serpong. Klo anda terpaksa pulang/berangkat di jam kerja yang padat penumpang, lebih baik Anda naik dari stasiun Kebayoran/Palmerah, karena ketika sampai Tanah Abang, penumpang akan turun, dan Anda akan mendapatkan tempat duduk.
3. Sholat Magrib di jalan
Kedala ini pasti dialami oleh pengguna muslim, karena stasiun tanah abang yang sebesar itu, hingga saat tulisan ini di muat tidak disediakan fasilitas Mushola yang layak pakai. Penulis biasanya sampai Tanah Abang kurang lebih pukul 18.00, bertepatan dengan waktu sholat magrib. Penulis sering memaksakan diri untuk sholat di rumah, yang kurang lebih 20 menit dari stasiun. Tapi jadi semakin mepet waktu magribnya.
Akhirnya penulis berinisiatif untuk mencoba mampir stasiun kebayaoran baru yang katanya tidak kalah bagus dengan stasiun Tanah Abang. Ternyata benar, dilantai dua stasiun kebayoran ada mushola yang cukup untuk 3 shaf dan benar-benar layak pakai. Jadi untuk pengguna commuterline selain bisa dapet tempat duduk (seperti yang dijelaskan point kedua) bisa sekaligus sholat berjamaah terlebih dahulu.
Demikian tips yang bisa dibagikan oleh penulis. Untuk teman-teman pembaca yang ingin berbagi tips, bisa tinggalkan pengalamannya naik commuterline di komentar.



26 November 2016

Hutan Pinus Mangunan Imogiri

Bila berkunjung ke Jojga dengan tujuan berbaur dengan Alam, Hutan Pinus Imogiri menjadi salah satu destinasi yang rekomendasikan.

Hutan Pinus Mangunan menyajikan pemandangan hutan yang asri dengan berbagai fasilitas, Ada panggung kreasi, ada tempat wisata, ada juga kuliner khas.

Untuk mennuju Lokasi hutan pinus ini, dapat di jangkau selama 1 jam dari tengah kota. Untuk masuk tidak di kenai biaya, kita hanya perlu membayar untuk parkir kendaraan kita,





Untuk melihat versi 360 derajat dari Hutan Pinus Mangunan Imogiri silahkan kunjungi link-link berikut :

https://goo.gl/photos/esJsfnVQuSnxg5XRA 
https://goo.gl/photos/4MGPKKTb13P7gs626



Hotel Murah ditengah kota Jogja



Mencari hotel murah dengan fasilitas mewah di Yogjakarta memang sulit Tapi bukan bearti tidak ada. Untuk melepaskan lelah setelah seharian berkeliling kota, kenyamanan hotel menjadi salah satu yang harus diperhatikan. Selain itu, letak hotel yang mudah dijangkau dan strategis menjadi salah satu yang juga di pertimbangkan.

Hotel Jentra di Jalan Dagen area Malioboro menawarkan fasilitas yang nyaman dengan harga cukup bersahabat. Mulai dari fasilitas kamar yang oke hingga menu restauran yang mantap untuk di santap. Selain itu lokasi nya yang strategis di dekat Malioboro memudahkan akses kita kemana saja.

Untuk model kamar hotelnya silahkan kunjungi Link Berikut :
https://goo.gl/photos/WWXCTDnWmh5Y5t8z6

25 November 2016

Mau Lihat Miniatur Landmark di Berbagai Dunia? Sekarang semua ada di Purwokerto

Mungkin Keliling dunia dan berpose di Landmark suatu negara menjadi impian banyak orang. Tapi untuk mengapai impian tersebut butuh keringat yang tak sedikit dan merogoh kantung cukup dalam.
Buat yang hobi travelling dan kebetulan ada di Wilayah Purwokerto banyumas ada tempat yang unik. Small Wordl namanya. Tempat ini menyajikan taman yang berisi miniatur Landmark dari berbagai negara. Ada menara eifel,  ada pohon sakura,  ada kincir angin belanda dll.
Untuk masuk ke taman Small Word tidak perlu merogoh kantung terlalu dalam.  Cukup denga 15.000 rupiah untuk satu orangnya. Small word sendiri berada di area wisata Batu raden.  Bola ditempuh dari kota sekitar 45. Klo ke Purwokerto jangan lupa mampir kesini

28 December 2014

Wisata Kota Tua Sekarang

Buat kalian penggemar traveling di gedung-gedung bersejarah pastilah mulai kecewa dengan keadaan kota tua jakarta saat ini. Tempat bersejarah yang dulu terlihat bersih rapi sekarang mulai berantakan.
Hampir 85% dipenuhi pedagang . Entah karena saya kesana pas malam minggu atau memang setiap malamnya seperti itu. Semua sudut area hampir habis di buat lapak oleh pedangan setempat. Mereka menggelar tikar lebar di depan kios masing-masing.
Pedagang yang seharusnya di lokasikan di tempat-tempat khusus yang di sediakan di kota tua akhirnya melebar berhamburan tak teratur. Mungkin ini yang harus diperhatikan oleh pemerintah daerah, agar tempat-tempat tujuan wisata di jakarta dapat menjadi daya tarik tersendiri, khususnya di kawasan kota tua ini.

17 December 2013

Menjelajah GOA SRITI

Akhirnya sampai juga Kami di desa Bejiharjo, Gunung kidul. Kali ini kami jadi penyelusur Goa. Namanya goanya Goa Sriti. Dinamakan Goa Sriti karena saat ditemukannya Goa Ini banyak sekali Burung Sriti di dalamnya. Goa sriti ini panjangnya kurang lebih 250 meters. dengan dedalaman sungai bawah tanahnya mencapai 2 meter. Mungkin klo musim penghujan bisa lebih dalam.

Pintu Utama Goa Sriti
Kami sangat beruntung karena datang saat pintu Goa sriti bagian lain telah di buka. jadi kami dapat menikmati pemandangan goa lebih panjang (gak panjang banget sihg, paling gak ada 30 meteran.

Ornamaent dalam Goa SRITI
 Kami ditemani seorang pemandu dari Seketarian Goa Sriti, Pemandu kami masih muda, katanya sih umurnya sekitar 20 tahunan. Tetapi sudah cukup pengalaman dalam memandu wisata dikawasan desa Bejiharjo ini. Meski tidak diperhatikan secara khusus oleh Pemda, wisata Goa di Gunung Kidul ini termasuk baik dalam segi pengelolaannya.
Pintu masuk Utama Goa Sriti
Seperti pada umumnya di dalam Goa, pemandangan Stalaktit dan stalaknit di Goa Sriti mampu mengobati lelah kami saat diperjalanan ketempat ini. Kami berjalan dalam sungai, melangkah hati-hati sepanjang caving.
Pemandangan dalam Goa Sriti
Yang unik dari Goa ini, terdapat Batu perkasa. Mitosnya bila ada pria yang menyentuh batu ini akan perkasa dalam hal sex. Mau gak mau saya coba saja memengang batu itu, Untuk pembuktiannya nanti habis nikah saja. hehehehehe...........

ada juga lorong asmara. Mitosnya, klo kita belum menemukan jodh kita, bila melewati lorong ini kita saat kembali pulang kita akan segera bertemu dengan jodoh kita. Hmmmmmm, percayakah kamu?
Wallahu 'alam

12 December 2013

Hari Pertama Sampai di Jogja, menjelajah Goa Sriti, Cave Tubing Goa Pindhul dan rafting Kali Oya. (Part 2)

Backpackeran kali ini saya berdua dengan jajang teman Kuliah saya. Mungkin untuk tampat tujuan yang kami akan kunjungi sudah tertera di posting sebelumnya. Baca juga BackPackeran Di Jogja.


Sesampainya di Bandara Ahmad Yani Jogjakarta saya langsung menghubungi Jogja Empat Roda yang menyediakan Sepeda motor selama Kami di jogja. Sepeda motor yang kami pesan diantar sampai bandara, kami hanya perlu menyerahkan dokumen sebagai syaratnya dan melunasi sisa pembayarannya.


Penampakan Honda Vario dari Jogja Roda Empat

Setelah motor datang kami tidak membuang banyak waktu di bandara, sambil mencari Sarapan kemudi kami arahkan menuju tujuan pertama "GUNUNG KIDUL".

Oiya tempat sarapan kami ternyata tidak asing, tidak lama setelah mkami keluar bandara kami menjumpai Warung SOP PAK MIN. Kenapa saya bilang tidak asing? karena tepat di depan kampus kami terdapat salah satu cabang kios SOP PAK MIN.


 

Setelah perut benar-benar terisi makanan kami lanjut lagi perjalan menuju arah Gunung Kidul. Karena ini perjalanan pertama saya dan jajang, jadi kami sangat bergantung sekali dengan GPS.

Setelah sampai di kawasan Wonosari kami melihat beberapa pos yang menawarkan diri untuk menunjukan jalan ke arah Goa Pindhul. Kamipun menggunakan jasa mereka yang jelas harus disertai tanya jawab fee dulu dan saat saya tanyakan berapa biaya jasa antar kami ke tujuan salah satu diantara mereka menjawab, "terserah masnya, yang penting bisa buat beli bensin saja". Katanya sih nanti kita lewat jalan pintas, dan jaraknya masih 30 km. Wah lumayan jauh ya. Tapi jalan yang dio tunjukan memang lebih mudah di ingat kok. Akhirnya kami tiba di TKP

Penampakan Kami setelah di sekretariat Goa Sriti dan Goa Pindhul
Biaya untuk Wahana Goa Sriti, Goa Phindul, dan rafting ini berfariasi. kami menikmati paket ini dengan tarif Mahasiswa, syaratnya mudah. cukup tunjukan kartu Mahasiswanya. Cukup dengan membayar 90rb (25rb Sriti, 35rb Goa P\indhul, dan 40rb Rafting di sungai Oya.

Penampakan Kami di pintu Goa Sriti
Di Goa Pindhul Siap Rafting

Bang Jajang Turun Ke Kali
Untuk spesifikasi pengalaman kami di Objek wisatanya, akan saya lanjutkan kapan-kapan. Karena Mata mulai berat.

30 November 2013

BackPackeran Di Jogja (Part 1 - Introduction)



4 Hari yang lalu saya backpackeran di Jogja. Saya yang biasanya backpackeran sendiri, kali ini diajak backpackeran seorang teman, namanya Jajang. Sebenernya saya sendiri sedang kritis keuangan, tapi karena jajang ini teman akrab saya, jadi saya enggan nolak, selain itu, ini serasa obat untuk kami yang gagal jalan2 kebandung (rencana jalan-jalan anak marcomm angkatan kami).
Tiket pesawat saya yang beli. Kebetulan pas ada promo Air Asia, kami dapat tiket Pulang Pergi untuk berdua sebesar Rp 1.100.000. Sebenarnya saya lebih suka Klo naik kreta. Perjalanan lebih berasa klo naik kereta. Tapi Jajang minta kami naik pesawat PP saja. Alasannya karena kereta malam tidak bisa dinikmati pemandangannya. Tiket pesawat saya beli melalui Traveloka.com meski di Web Air Asia sendiri saya sudah menjadi member.
Saya baru sadar pemesanan tiket di Web Air Asia dan Traveloka punya kelebihan masing masing. Di Traveloka kita mendapatkan harga leebih murah dari web resmi Air Asia. Saya mencoba pesan di Web Air Asia mendapatkan penawaran tiket seharga Rp 285.000 untuk satu orang ditambah asuransi dan bagasi 20kg menjadi ± 350ribuan. Sedangkan dari web Traveloka saya mendapatkan penawaran harga yang sama 285.000 tetapi saat melakukan pembayaran harga tiba2 turun. Menjadi 265.000 itu sudah termasuk 15kg bagasi. Lumayan banget kan ngiritnya. Sayangnya di Traveloka kita tidak bisa memilih nomor kursi seperti di web resmi Air Asia.
Ok, tiket sudah di dapat. Untuk transportasinya di jogjanya saya pilih menggunakan motor sewaan saja. Hasil searching di web, saya memilih Jogja Roda Empat.
Alasannya:
1. Cara pesannya mudah
2. Bisa diantar ke tempat dimana kita minta
3. Motor bisa milih
4. Syaratnya mudah
5. Harga Bersahabat
Saya pilih menggunakan Vario karena saya berdua dan membawa tas yang cukup besar. Vario punya jarak rongga antara pengemudi dengan stang lebih jauh, sehingga tas besar saya muat diletakan di depan. Mungkin Setelah posting ini saya akan memberikan tips untuk memilih kendaraan saat bacpackeran.
Beberapa tempat yang jadi tujuan kami backpackeran adalah:
1. Goa Pindhul - Sriti - Sungai Oya (gunung kidul)
2. Pantai Baron, Kukup, krakal, indrayanti (Gunung Kidul)
3. Borobudur, mendut (Magelang).
4. Prmabanan (Jogja)
5. Taman Sari
6. Malioboro
7. Parangtritis
8. Kraton
9. Tugu
10. Merapi
11. Alun-alun Lor - Kidul
12. Nyobain Kopi Joss
13. Gudeg Yu Djum
Tapi sayang 4 Hari disana ndak cukup buat ngunjungi semua daftar tempat yang tertera diatas. Jogja memang istimewa, hingga kami tak pernah rela meninggalkan satu tempat disana, untuk pindah ke tempat lain.




01 July 2013

Masjid Bawah Tanah di Taman Sari - Jogja.


Waktu backpackeran ke Jogja, salah satu tujuan utama saya adalah Taman Sari. Tadinya Taman Sari adalah taman bunga peninggalan kraton Jogjakarta.

Para wisatawan yang mengunjungi Taman sari untuk pertama kali pasti mengira bahwa Taman sari hanya tempat pemandian permaisuri yang terdiri dari dua Kolam air yang indah. Termasuk saya :) .

Gak asyik emang klo backpackeran sendiri, bahkan untuk mrotret aja saya harus berkali2 meminta bantuan orang lain. Akhirnya, setelah terlalu seringnya minta bantuan orang, ada tour guide yang menawari saya memotret dan mengantar berkeliling. Awalnya saya menolak, karena menurut saya Taman Sari itu kecil, jadi ndak perlu pemandu wisata.

Tapi si pemandu wisata itu menawari untuk menunjukan 2 lokasi lain, yaitu sebuah benteng dan masjid bawah tanah di dekat taman sari yang lokasinyanya menyatu dengan perumahan warga. Hmm, tanpa pikir panjang saya menerimanya. Ndak peduli berapa tarifnya. Yang ada di pikiran saya adalah saya membutuhkan tenaga potografer dan objek wisata yang belum pernah saya kunjungi.

Alhamdulillah, dapet foto-foto yang cukup memuaskan. Oiya, satu lagi ternyata sang pemandu wisata yang menemani saya itu pernah menjadi guru Bahasa Ingris di Jakarta. Dia memilih mengikuti passionnya. Bisa berdama wisata sambil memanfaatkan ilmunya. Ternyata tarifnya juga ndak mahal, Rp 50.000 untuk wisatawan dalam negeri, dan $8 - $10 untuk wisatawan luar negeri.

Akhirnya setelah berkeliling di Taman Sari, sang pemandu mengajak saya ke Masjid Bawah Tanah dan sebuah reruntuhan benteng. Letaknya tidak jauh dari Taman Sari, tetapi harus melintasi perumahan warga. Itu sebabnya tidak semua wisatawan mengetahui letak masjid bawah tanah ini.

Sekedar share pengalaman, buat temen2 yang mau backpackeran sendiri, kalo mampir ke tempat wisata, gak ada salahnya klo sewa jasa tour guide dari pada gak dapet foto bagus sekaligus mendapatkan penjelasan tentang tempat wisata.

06 June 2013

Backpackeran Ke Jogja.

Setelah seharian sibuk sekali dengan tumpukan kerjaan, tadi malam sebelum berangkat ke jogja saya menyempatkan diri berangkat kekampus. Sekedar untuk mengisi presensi.

Sengaja saya memilih menggunakan kereta api malam, agar masih dapat mengisi presensi kuliah saya. Beruntung sekali dosen malam itu Pak Adhi, saya hanya di suruh mengisi presensi lalu di perbolehkan pulang.

Takut terlambat sampai stasiun aku mengendarai scuterku dengan cepata. setelah berpamitan kepada kedua orang tua saya, di iringi gerimis saya melanjutkan perjalan ke Stasiun. Dari stasiun pasar senin ini perjalan di mulai. Duduk diantara keluarga kecil yang terdiri dari sepasang suami istri setengah baya, dan dua orang pemuda. Suana kereta Progo malam itu cukup untuk istirahat setelah seharian beraktifitas. Menikmati perjalan dengan harapan yang indah esok hari.

23 April 2013

Pertama kali naik Commuter Line

Ini pertama kalinya saya naik Commuter Line. Kereta yang dikendalikan komputer ini hanya beroperasi di wilayah jabodetabek. Kesan pertama yang saya dapat adalah kereta ini nyaman. Kebersihan dan nyamannya tempat duduk menurut saya sudah memuaskan. Mungkin karena saat saya naik, kereta dalam keadaan kosong dan saya menaikinya diluar jam padat.

Beberapa hal yang membuat saya kaget dan merasa aneh adalah saat saya menunggu didalam kereta yang berhenti di stasiun. Kereta tiba-tiba bergoyang dan puluhan orang tiba-tiba melompat kedalam kereta. Ternyata itu kebiasaan mereka. Saat turun dari kereta yang berada dijalur sebelah yang tidak dibatasi peron. Mereka langsung melompat dari kereta yang dinaikinya ke kereta satunya lagi. Kebiasaan ini ternyata berlaku untuk pria dan wanita kecuali anak-anak karena langkah mereka tidak cukup jauh untuk menjangkau kereta disampingnnya. Karena lompatan itu dilakukan serentak oleh banyak orang, maka untuk penumpang yang sedang duduk didalam kereta seperti saya ini merasankan guncangan yang kuat (rasanya sperti difilm action).

Seru juga naik Commuter Line. Next time untuk anda yang belum pernah mencoba, silahkan mencoba. Tapi hati-hati, seperti gangguan pada kereta lainnya. Banyak orang-orang iseng yang melempari kereta yang sedang berjalan dengan batu atau sejenisnya. Meskipun kaca Cummuter Line cukup kuat, alangkah baiknya duduk ditempat yang tidak berkaca.

09 October 2012

Charger Umum di Tempat Umum (Stasiun Kereta)

Hari ini saya melakukan perjalanan ke Semarang. Rencananya hanya sehari, untuk menghadiri sharing bisnis di Demak. Kebetulan tema kali ini adalah "Menghasilkan Dollar dengan Menggambar". Setidaknya bisa menjadi peluang untuk saya yang sehari-harinya menggambar (baca: desainer grafis).
Ditengah sepinya order, saya harus tetap menghemat biaya. Maka dari itu perjalan saya kali ini saya putuskan untuk menempuh jalur darat. Jalur darat pun saya tempuh se-ekonomis mungkin. Akhirnya saya putuskan untuk menggunakan jasa kereta api kelas ekonomi. Dengan biaya Rp 36.000 saya sudah bisa sampai semarang. Meski tempat duduk kereta ekonomi agak sempit, tapi tetap nyaman. Karena jumlah penumpangnya sesuai dengan jumlah kursinya. Tidak ada penumpang yang tidak memiliki kursi dan pedangan pun hanya boleh masuk saat kereta berhenti.
Semalaman saya putar musik di Handphone saya. Ini salah satu cara saya agar bisa tidur nyenyak di kereta. Tp setelah sampai di stasiun Poncol Semarang. Batrai Handphone saya pun habis. Padahal saya harus menghubungi Om saya agar dia bisa menjemput saya. Awalnya saya berfikir untuk mengcharger handphone saya di warung sekaligus sarapan. Tetapi saat saya berjalan menuju pintu keluar, saya melihat ada stop kontak dan charger yang berderet banyak. Ternyata itu adalah charger umum. Ternaya alat komunikasi merupakan sarana pokok saat ini, sehingga di tempat umum harus disediakan sarana penunjang, salah satunya adalah charger. Mungkin dahulu kita sering melihat ada telepon umum di tempat-tempat umum. Mungkin charger umum ini akan menjadi sarana pengganti telepon umum itu, karena setiap orang sudah memiliki telepon genggam sendiri. Biaya pembuatan charger umum juga tidak semahal membuat telpon umum. Jadi penyedia tempat umum juga tidak akan berfikir panjang, kalo hanya menyediakan charger atau stop kontak umum.
Saran buat para pedagang, khususnya pedangan yang ingin menyediakan tempat nongkrong. Kalo ingin pengunjungnya betah. Sediakan lah charger di tempat anda sebanyak-banyaknya! Untuk biaya listrik anda bisa kenakan di harga produk anda!

01 September 2012

Cicip Makanan Khas Cirebon

Hari ini saya berangkat ke Jakarta. Seperti biasa, mengendarai sepeda motor kesayangan saya ini. Kali ini saya berangkat sendirian, jadi bisa santai.

Setelah sebelumnya saya mampir ke Kota Kendal Jawa Tengah, sekarang saya tiba di Cirebon Jawa Barat. Kebetulan sekali saya lapar, jadi ingin mencicipin masakan khas Cirebon. Sampai di suatu jalan di kota Cirebon, saya melihat di sisi jalan banyak yang jual Empal Gentong khas Cirebon. Tanpa pikir panjang saya pun langsung memarkirkan sepeda motor saya disalah satu kedai di sisi jalan itu.

Pertama kali makan Empal Gentong klo dilihat dari penyajiannya tidak jauh berbeda dengan soto, hanya isinya empal sapi. Yang beda cara masaknya. Empal Gentong khas Cirebon ini dimasak didalam gentong, sesuai dengan namanya. Bila ingin menambah rasa pedas, disediakan sambal isi cabe kering. Sedangkan dari segi rasa, empal gentong terasa lebih asam dari pada soto betawi.

Buat teman-teman klo lewat kota Cirebon, jangan lupa mampir untuk mencicipi empal gentong ya, murah kok, berkisar antara Rp 12.000-an.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

06 August 2012

Jalan-jalan Ke Bandung Yuk!

Sepertinya weekend kali ini akan terasa seru untuk saya. Akhirnya setelah sekian lamanya menanti ada juga teman yang menawari saya berlibur ke Bandung.
Berbunga, gembira, terharu semua jadi satu. Maklum kota yang satu ini memang sudah lama tidak saya kunjungi. Terakhir saya pergi ke Bandung adalah saat saya masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Saat itu saya belum mengerti banyak tentang Bandung.
Rudi dan Ebon mengabari saya kalau jum'at ini akan pergi ke Bandung. Sekedar refreshing katanya. Tanpa dikomando saya langsung meng-iya-kan untuk ikut serta. Padahal kondisi rekening sudah dalam "Darurat Ekonomi". Sudah dua minggu saya tidak kerja padahal cash flow tetep jalan.
Sampai di Bandung ternyata diantara kami tidak ada yang hafal jalan. Terpaksa kami bergantung diri pada mesin pintar "GPS".
Tujuan pertama sampai Bandung adalah teropong bintang Boscha. Sempet nyasar sih, maklum klo rudi yang bawa GPS selalu begini. Sayangnya setelah sampai boscha ternyata tutup. Kami cuma bisa foto-foto di sekitaran teropong Boscha saja.
Tujuan berikutnya mencari penginapan. Kami dapat hotel murah dengan harga 300 ribu untuk bertiga. Nama hotelnya "PURI TOMAT" didaerah DAGO, lumayanlah untuk sekedar menaruh perlengkapan kami, biar mobil ebon tidak terlalu penuh.
Setelah selesai menyimpan barang-barang kami di Hotel, kami langsung ketujuan utama, Trans Studio Bandung.
Awalnya saya agak malas, karena kondisi saya sedang berpuasa, sementara rudi dan ebon mereka non muslim, jadi mau tidakmau saya harus menikmati petualangan diTrans Studio dalam kondisi lapar.
Trans Studio Bandung objek yang tepat bila kita ingin berlibur ke Bandung tetapi waktu kita terbatas. Disini tersedia wahana-wahana yang sangat menarik. Ada Saints Center (pusat ilmu pengetahuan), ada petualangan si bolang, Dunia lain, panjat tebing, TransCar, Histeria, dll. Di tambah ada acara karnaval di setiap jam 5 sore. Sungguhan yang kreatif dari Trans Corp.
Setelah dari Trans Studio kami pulang ke hotel sambil mencari oleh-oleh. Klo acara hunting yang satu ini saya tidak ikut berbahagia, karena saya harus menahan diri untuk tidak banyak mengeluarkan uang. Maklum sebentar lagi lebaran. Gak seru kan kalo jatah lebaran saya habis duluan.
Kami menginap semalam di hotel untuk kemudian esok pagi pulang ke Jakarta. Terima kasih buat Ebon dan Rudi. Akhirnya hasrat saya ke Bandung terpenuhi, meskipun harus dengan sangat menghemat.







19 October 2011

Puncak...!!

Libur lebaran udah kelar, waktunya berangkat ke kota Jakarta yang sesak dan pengap itu dengan menyisahkan lelah selesai liburan.
Tanggal 15 September ini saya sudah sampai Jakarta, tapi kerjaan yang saya terima belum cukup membuat saya sibuk, jadi saya berfikir untuk mencari kesibukan lain, itung-itung sebagai pemanasan sebelum benar-benar sibuk nantinya.
Iseng-iseng minggu ini saya maen ke kampus, ada janji juga sih sama beberapa teman. Rencana awal kami mau nyelesain KRS kami yang bermasalah, tapi sesampainya di kampus tetep aja nihil, Pihak kampus belum bisa mengatasinya. beberapa temen ngajak nonton, setelah saya pikir-pikir bolehlah, mumpung belum sibuk banget. di tngah acara jalan bareng temen-temen Fiska anak PR nelpon Erlin, ya Erlin satu-satunya anak PR yang ikut acara nonton bareng anak Markom.. Tiba-tiba Erlin ngasih telponnya ke saya, katanya sih si Fiska mau ngomong. ya gw terima aja. ternyata anak PR mau ngadain acara ke puncak minggu depan, dan gw diajak sama mereka. yang pasti gw seneng banget bisa gabung sama mereka. meskipun kami beda jurusan tapi saya dengan anak PR lebih nyaman, mungkin karena saya banyak belajr juga dari mereka dan tiap kali mereka kumpul bareng topik-topik yang di bicarakan sangat menarik, mulai dari pekerjaan hingga wanita....hahahahaha.... klo yang ini khusus cowok-cowoknya.
Artis PR
Tiba di hari H acara ke puncak rencana dari awal kita berangkat dari kampus, jadi saya harus ke kampus dulu dan karena nginap jadi saya putuskan untuk ke kampus naik taksi, mampir ke kost fiska, dan sampe kampus awal. Ya jelas sampe kampus saya lebih awal, bukan karena bisa bangun pagi,tapi karena gak tidur takut kesiangan. tadinya saya mau tidur di perjalan aja, tapi gak bisa, maklumlah saya satu mobil sama "artis-artis PR" jd suasana nya ruaaaame banget tuh mobil. bahkan saking ramenya mereka, sesampainya di Villapun saya masih gak bisa tidur.
Cibodas
bakar ayam
Billiard
music live

Setelah foto-foto di vila dan istirahat sejenak, kita langsung berangkat ke Cibodas, malamnya bakar ayam, ke puncak pas, maen biliyard, renang wah kali ini bener-bener di kuras tenaga saya. tapi saya benar-benar menikmati lelah saya kali ini, Ada tawa, ada riang, ada canda, bahkan ada luka hahahahahahha........
ENDING

Btw thanks ya buat anak-anak PR, Trip berikutnya saya ajak lagi ya! pasti lebih seru......