09 February 2013

Terima kasih "Lelah"

Hari ini benar-benar membuat emosi saya labil. Bagaimana tidak, setelah semalaman saya merecovery hardis yg terformat. File yang saya cari tidak saya temukan. Kini seharian saya merecovery hardisk yang satunyanya lagi, butuh waktu kurang lebih 10 jam. Tapi ketika sudah berjalan 4 jam, tiba2 listrik padam.
Huuuuuh..... Rasanya pengen teriak sekenceng2nya. *Emosi melanda.
Biasanya, bila sedang emosi seperti ini saya mencoba membuat diri saya selelah mungkin. Tujuannya agar bisa tidur lelap dan melupakan semuanya. Biasanya saya lari ke Gym. Menganggangkat beban seberat mungkin, sambil teriak kekencang2nya. Tapi kali ini tidak. Member Gym saya sudah habis, dan sedang malas untuk perpanjang. Jadi saya putuskan untuk mencari kegitan lain.
Akhirnya saya putuskan untuk melelahkan diri dengan menikmati macet jakarta. Hampir tiga bulan ini saya tidak keluar dan berkeliling jakarta. Tepatnya sejak saya di vonis tidak boleh ikut kuliah malam. Jadi malas untuk keluar menikmati jalan raya jakarta. Padahal dulu 1/3 hari saya dihabiskan dijalan raya.
Mungkin kebanyakan orang merasa sebal dan pusing dengan macetnya jakarta, tapi macet ini malah saya rindukan :D. Apalagi klo ingat saat saya berada di luar jakarta. Di semarang, demak, kendal , cirebon, pekalongan. Hampir semua tempat yang jalan rayanya lancar, malah berpontensi menimbulkan kecelakaan. Tidak terhitung berapa kali saya hampir kecelakaan di kota2 itu.
Akhirnya setelah keliling beberapa jam dan menikmati jalan raya. Diatas motor butut saya ini, muncul beberapa ide-ide kecil. Memang, dulu sebagian besar ide saya hasilkan di jalan. Termasuk ide untuk membuat sistem informasi untuk HCD. Ide itu sering muncul di atas motor, karena memang dulu sebagian besar hari saya dihabiskan diatas motor. Selain itu, pemandangan jalan raya yang berubah-ubah menjadi stimulus tersendiri bagi otak untuk melahirkan ide. Kantor atau tempat kerja yang cenderung statis, biasanya akan membuat otak kita juga statis.
Kali ini saya mendapat ide untuk membuat sistem kerja online untuk HCD, dan merubah total konsep dari DesainKaosMurah.com. Untuk update ide tersebut, nanti akan saya ceritakan lewat tulisan blog saya selanjutanya.
Terimakasih Tuhan, semoga lelah ini mampuh menghapus amarah dan membawa berkah. Aamiin.





4 comments:

Khaira said...

maksutnya gak boleh kuliah malam? :-?

RizalHans said...

Cuma istilah mengantikan "dosennya gak mau ngajar kelas malam kami yang cuma terisi 6 mahasiswa".

Khaira said...

loh, kan memang perjanjiannya minimal 15 orang baru kelasnya dibuka, ya wajar aja kalau dosennya ga mau ngajar :D

RizalHans said...

Gak juga, semua tergantung dosenya. anak-anak akutansi kealas bahasa ingris cuma ber-6 juga masih bisa jalan.